Hot KataSumbar https://hot.katasumbar.com/ Berita Hot Indonesia Tue, 21 Dec 2021 09:46:00 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.1.1 Tebak Jitu : PSKB Bukittinggi atau Gasliko Juara Liga 3 Sumbar? https://hot.katasumbar.com/tebak-jitu-pskb-bukittinggi-atau-gasliko-juara-liga-3-sumbar/ Tue, 21 Dec 2021 09:39:53 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1103 Final Liga 3 Sumbar mempertemukan Gasliko dan PSKB Bukittinggi. Sejauh ini, belum ada jadwal resmi kapan pertandingan final ini akan dihelat. Namun, KATASUMBAR.COM mengajak pembaca semua untuk memprediksi hasil akhir pertandingan ini. Silahkan ikuti kontes tebak jitu kami dibawah ini :

The post Tebak Jitu : PSKB Bukittinggi atau Gasliko Juara Liga 3 Sumbar? appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Final Liga 3 Sumbar mempertemukan Gasliko dan PSKB Bukittinggi. Sejauh ini, belum ada jadwal resmi kapan pertandingan final ini akan dihelat.

Namun, KATASUMBAR.COM mengajak pembaca semua untuk memprediksi hasil akhir pertandingan ini. Silahkan ikuti kontes tebak jitu kami dibawah ini :


The form can be filled in the actual website url.

The post Tebak Jitu : PSKB Bukittinggi atau Gasliko Juara Liga 3 Sumbar? appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Kisah Perempuan Minang yang Nikah dengan Oppa Korea, Mereka Bahagia https://hot.katasumbar.com/kisah-perempuan-minang-yang-nikah-dengan-oppa-korea-mereka-bahagia/ Fri, 03 Dec 2021 02:51:21 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1078 Pernikahan perempuan asal Minang Vera Nanda Putri dengan Park Jun sempat menjadi sorotan netizen pada 27 Februari 2017. Pernikahan kala itu mengusung adat Minang dan Korea Selatan. Bagaimana kehidupan mereka sekarang? Kita kilas balik pertemuan keduanya. Vera pergi ke Korea pada 2015. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan berbahasa. Ia bertemu dengan Jun yang saat itu berprofesi …

The post Kisah Perempuan Minang yang Nikah dengan Oppa Korea, Mereka Bahagia appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Pernikahan perempuan asal Minang Vera Nanda Putri dengan Park Jun sempat menjadi sorotan netizen pada 27 Februari 2017.

Pernikahan kala itu mengusung adat Minang dan Korea Selatan.

Bagaimana kehidupan mereka sekarang?

Kita kilas balik pertemuan keduanya. Vera pergi ke Korea pada 2015. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan berbahasa.

Ia bertemu dengan Jun yang saat itu berprofesi sebagai desainer grafis di Seoul.

Awalnya mereka berteman. Tak disangka keduanya saling jatuh cinta.

Meski berbeda latar budaya dan agama, tak menyurutkan langkah keduanya naik ke pelaminan.

Kini, sudah 4 tahun pernikahan mereka.

Keduanya terlihat tetap harmonis dan romantis. Vera dan Jun tampak sering menghabiskan waktu bersama.

Vera kerap membagikan kebersamaannya di akun IG.

Kebersamaan Vera dan Park Jun/IG

Foto terbarunya saat keduanya duduk di bawah pohon Sakura. Mereka saling menatap.

“Ini foto siapa hyung?” Cuit Vera.

Park Jun juga sering membagikan kebersamaan mereka di akun media sosial. Bahkan, akun media sosialnya berubah layaknya orang Indonesia alias @junaedi887.

Dalam unggahannya ia menulis kalimat romantis di mana Jun akan selalu bersama Nanda hingga tahun-tahun ke depan.

“Hari ini, besok, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, sepuluh tahun kemudian, lima puluh tahun kemudian, mari kita bersama,” tulis Jun.

Jun pun mengatakan bahwa di pernikahan ini, Nanda kerap dirundung netizen dan dinilai tak layak bersanding.

Pria asal Korea Selatan itu pun meminta netizen untuk berhenti merundung sang istri.

“Banyak sekali berita bohong dan rumor tentang kami, jadi tolong jangan bully Nanda,” ujar Jun. (*)

The post Kisah Perempuan Minang yang Nikah dengan Oppa Korea, Mereka Bahagia appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
5 Artis Terkenal yang Dapat Gelar Minang https://hot.katasumbar.com/5-artis-terkenal-yang-dapat-gelar-minang/ Wed, 24 Nov 2021 05:04:48 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1067 Artis-artis ini mendapatkan gelar karena mempersunting perempuan keturunan Minang. Ya, di Minang, gelar diberikan kepada pengantin pria. Meskipun ia bukan berasal dari tanah Minang. Gelar diberikan sesuai asal-usul keluarga sang istri. Gelar tersebut diberikan dari pihak keluarga untuk mengganti nama mereka sejak kecil. Nah, menurut adat, setelah diberikan gelar, ia tak lagi dipanggil dengan nama …

The post 5 Artis Terkenal yang Dapat Gelar Minang appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Artis-artis ini mendapatkan gelar karena mempersunting perempuan keturunan Minang.

Ya, di Minang, gelar diberikan kepada pengantin pria. Meskipun ia bukan berasal dari tanah Minang.

Gelar diberikan sesuai asal-usul keluarga sang istri. Gelar tersebut diberikan dari pihak keluarga untuk mengganti nama mereka sejak kecil.

Nah, menurut adat, setelah diberikan gelar, ia tak lagi dipanggil dengan nama kecilnya. Tetapi yang dipanggil adalah gelarnya. Ini merupakan bentuk penghormatan kepada orang yang telah dewasa.

Penasaran siapa saja artis terkenal yang mendapat gelar dari Minang? Berikut kami rangkumkan.

Dude Herlino

Dude Herlino/nakita.id

Dude Herlino adalah aktor sinetron yang membintangi banyak sekali judul film. Di antaranya Tersanjung, Kehormatan, Dewi Fortuna, dsb.

Dude memang putra asli Minang. Pria kelahiran 2 Desember 1980 ini menikah dengan anak pengusaha Alyssa Soebandono pada 2014.

Saat menikah, pihak keluarganya memberikan gelar Paduko Alam. Gelar tersebut mengandung doa dari keluarga agar bisa menjadi suami dan imam yang baik dari istri dan anak-anaknya.

Desta Mahendra

Desta saat menikah/kapanlagi.com

Desta adalah artis serba bisa. Selain menjadi aktor, ia juga dikenal karena bakat presenter.

Desta menikahi gadis Minang yaitu Natasha Rizky pada 2013. Pernikahannya saat itu digelar dengan adat Minang.

Setelah resmi menjadi suami, kini Desta mendapat gelar Sutan Batuah dari keluarga besar sang istri. Desta, eh, Sutan Batuah.

Indra Priawan

Indra Priawan/kompas.com

Indra adalah suami dari artis Nikita Willy. Mereka menikah pada (16/10/2020). Nikita memiliki darah Minang. Saat pernikahan, mereka menggunakan adat Minang.

Indra yang berdarah Lampung kini mendapat gelar Sutan Pangeran yang diberikan pihak keluarga niki.

Dimas Aditya

Dimas Aditya/popbela.com

Dimas menikahi Tika Bravani pada 2016. Pernikahan ini menggunakan adat Minang yang kental.

Tika merupakan perempuan keturunan Minang. Setelah menikah, suaminya diberi gelar Sutan Marajo.

Dimas mengaku tersanjung mendapat gelar tersebut.

Ben Kasyafani

Ben Kasyafani/selebriti.co.id

Ben menyandang gelar Minang di belakang namanya setelah menikah dengan Marshanda pada 2011 lalu.

Meski mereka telah bercerai, Ben masih sah memegang gelar Sutan Tuanku Ameh yang diberikan keluarga Marshanda. (*)

BACA JUGA:

The post 5 Artis Terkenal yang Dapat Gelar Minang appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Nasehat Adat Minang untuk Kaum Perempuan https://hot.katasumbar.com/nasehat-adat-minang-untuk-kaum-perempuan/ Tue, 23 Nov 2021 08:53:26 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1064 Posisi perempuan di Minang sangat penting. Jika merujuk pada referensi, khususnya tentang perempuan, banyak ungkapan yang melambangkan tingginya peran dan kedudukan perempuan Minang. Ia dilambangkan sebagai limpapeh rumah nan gadang, sumarak anjuang nan tinggi, dsb. Khusus untuk perempuan dewasa atau kaum ibu digunakan istilah bundo kanduang. Sebutan bundo kanduang bukanlah sekadar istilah saja tapi lebih …

The post Nasehat Adat Minang untuk Kaum Perempuan appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Posisi perempuan di Minang sangat penting. Jika merujuk pada referensi, khususnya tentang perempuan, banyak ungkapan yang melambangkan tingginya peran dan kedudukan perempuan Minang.

Ia dilambangkan sebagai limpapeh rumah nan gadang, sumarak anjuang nan tinggi, dsb. Khusus untuk perempuan dewasa atau kaum ibu digunakan istilah bundo kanduang. Sebutan bundo kanduang bukanlah sekadar istilah saja tapi lebih dari itu.

Sebagai lambang kehormatan dan kemuliaan, seorang perempuan yang menjadi Bundo Kanduang tidak hanya menjadi hiasan dalam bentuk fisik saja tapi kepribadiannya sebagai perempuan, kemudian ia harus memahami ketentuan adat yang berlaku, disamping tahu dengan malu dan sopan santun juga tahu dengan basa basi dan tahu cara berpakaian yang pantas.

Karena pentingnya posisi perempuan, para tokoh agama, niniak mamak, alim ulama dan segenap petinggi tradisional masyarakat, mengeluarkan banyak sekali pituah minang untuk anak perempuan secara khusus, berikut di antaranya:

“Pabaiak lakuan, pa elok Taratik. Jikok datang laki dari jauah, sambuiklah jo muko manih, hidangkanlah minum jo makannyo.”

Artinya:
Saat suami pulang kerja atau dari bepergian karena suatu keperluan, maka sambutlah beliau dengan muka manis, penuhi apa yang dia minta, senangkan hatinya, sediakan makan dan minumnya. Bagaimanapun, kelelahan seorang suami yang pulang mencari nafkah adalah untuk kebaikan keluarga, maka dari itu, layani dia.

———————————-
“Kok upiak nak pai ka pakan, mamintak izinlah dahulu bakeh inyo. Kok upiak naiak bendi, usahlah sabendi jo urang lain nan bukan dunsanak.”.

Artinya:
Jika kamu hendak keluar rumah untuk menuju suatu tempat, jangan pergi tanpa seizin suami, semua hak yang berlaku ada ditangannya. Selain itu, jika bepergian menaiki kendaraan, jangan sampai bersinggungan duduk dengan orang yang bukan mukhrim. Usahakan untuk bersama-sama dengan sanak saudara.

———————————

“Kok padusi indak bamalu, jadi cacek saumua hiduik. Bak pintu indak bapasak, mudah rang maliang mamasukinyo. Bak parahu indak ba kamudi, biaso sasek dalam balayia.”

Artinya:
Pituah Minang untuk Perempuan yang tidak memiliki rasa malu, dalam artian malu yang bertujuan menjaga kehormatan dan kekhasan seorang wanita muslimah, maka akan mengalami penyesalan dan kesia-siaan seumur hidup.

Ibarat sebuah pintu tanpa pengunci yang kuat, sehingga pencuri mudah masuk. Ibarat kapal tanpa nahkoda, akan terombang-ambing di tengah lautan. Maka dari itu, jangan jadi perempuan yang lemah soal akidah dan ilmu agama, haruslah menguasai dan memahami syariat-syariat Islam dengan baik.

———————————
“Oh upiak sibiran tulang, pagang bana pituah Bundo ko. Buhua dalam kabek pinggang, buruak urang dek lakunyo. Kok roman nan indak dapek diubah, tapi kok laku jo parangai lai dapek ba ubah.”

Artinya:
Tolok ukur kualitas seseorang bisa diukur dari tingkah laku dan kepribadiannya di keluarga, lingkungan dan masyarakat. Seorang perempuan haruslah menyadari bahwa cukup rupa yang tidak bisa diubah, namun kelakuan dan perangai dapat berubah ke arah yang baik, dengan niat dan usaha yang pasti.

——————————–
“Kok basuo jo urang lain, kok duduak ditangah rami atau didalam alek jamu, caliak nan usah dipatinggi, mato usah dipailia. Pandang sakali lalu sajo, usahlah galak dipabahak.”

Artinya:
Jika seorang perempuan tengah berada di tempat keramaian, terutama banyak kaum pria di situ, maka peliharalah mata dan sikap. Tidak perlu melirik kesana-kemari secara liar, cukup pandang sekali saja dan jangan pula bercengkrama hingga tertawa terbahak bersama mereka kamu pria yang bukan mukhrim dan saudara (family).

——————————-

“Lambak nan dari pado itu, sopan dan santun tak babateh, baso jo basi tak bahinggo, bia jo laki awak bana, janlah ilang baso basi.”

Artinya:
Pituah Minang di atas mengisyaratkan bahwa, sebagai seorang perempuan yang merupakan istri, meskipun dengan suami kita sendiri, jangan menghilangkan sikap basa-basi, namun harus tetap dalam batas wajar, dalam artian selaku menjaga sopan dan santun.

—————————

Di pamanih muluik sarato kucindan murah juo handaknyo. Gadangkan junjungan Upiak ditangah rami, muliakan inyo dimuko rapek.”

Artinya:
Pesan dalam Pituah di atas adalah, anjuran untuk tetap menempatkan suami pada posisinya sebagai kepala keluarga kamu yang merupakan istrinya. Meskipun berada di tengah-tengah keramaian, kumpul keluarga besar maupun di hadapan jiran dan tetangga, suami harus selalu dijunjung dan dimuliakan.

————————-

“Paliekkan muko nan janiah. Karajokan jo ati nan suci. Kok barundiang samo gadang, kalamahannyo usah dibukakkan.”

Artinya:
Sebagai seorang istri, saat ada pertemuan dengan orang lain, baik itu tetangga, mertua, orangtua kamu dan lainnya, jangan pernah membuka aib suami, misalnya seperti kelemahan dan kekurangannya. (*)

BACA JUGA:

The post Nasehat Adat Minang untuk Kaum Perempuan appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Kalimat-kalimat Sindiran Dalam Bahasa Minang untuk Teman, Pemimpin, Atau Kelompok Tertentu https://hot.katasumbar.com/kalimat-kalimat-sindirian-dalam-bahasa-minang-untuk-teman-pemimpin-dan-anak-muda/ Fri, 19 Nov 2021 06:38:27 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1057 Suku Minang dikenal dengan adat sopan santunnya. Dalam berbahasa dikenal istilah Nan Ampek yaitu kata mendaki, menurun, mendatar, dan malereang. Istilah tersebut untuk menggambarkan bagaimana seseorang di Minang berinteraksi dengan orang lain. Kata mandaki digunakan untuk ucapan/dialog dengan orang yang lebih besar seperti orang tua, paman, dan sebagainya. Kata manurun digunakan untuk orang/penutur yang usianya …

The post Kalimat-kalimat Sindiran Dalam Bahasa Minang untuk Teman, Pemimpin, Atau Kelompok Tertentu appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Suku Minang dikenal dengan adat sopan santunnya. Dalam berbahasa dikenal istilah Nan Ampek yaitu kata mendaki, menurun, mendatar, dan malereang.

Istilah tersebut untuk menggambarkan bagaimana seseorang di Minang berinteraksi dengan orang lain.

Kata mandaki digunakan untuk ucapan/dialog dengan orang yang lebih besar seperti orang tua, paman, dan sebagainya.

Kata manurun digunakan untuk orang/penutur yang usianya lebih kecil.

Sementara kata mandata digunakan untuk interaksi antara orang/penutur yang usianya sebaya atau seangkatan.

Sementara kata malereang merupakan etika berbicara dengan orang yang dituakan secara adat atau orang-orang terhormat dari status status sosial yang disandangnya.

Kato malereang di Minangkabau juga digunakan untuk berkomunikasi dengan seseorang yang memiliki latar belakang status sosial tertentu, seperti datuak, tanpa memandang usia.

Walaupun usianya masih terbilang muda, namun datuak tetap didahulukan selangkah dan ditinggikan satu ranting.

Nah, karena kesopansantunan itu, masyarakat Minang kaya akan kalimat sindiran untuk menyampaikan sesuatu.

Kalimat sindiran bisa diartikan kalimat yang hendak disampaikan kepada seseorang/lawan tutur secara tidak langsung.

Berikut beberapa kalimat sindiran itu:

Sindiran kepada teman

Dalam pergaulan, biasanya akan ada orang-orang tertentu yang secara sengaja melakukan hal yang tidak disenangi atau bersifat melanggar, baik bagi kita maupun lingkungan.

Jika memang dirasa sudah tidak bisa ditegur, bisa menyindirnya dengan cara halus, seperti:

“Kok Cadiak Waang, Ambo indak Batanyo. Kok Kayo Waang, Ambo indak Mintak.”

Artinya :

Pepatah di atas ditujukan seseorang kepada orang lain yang memiliki sifat sombong karena ilmu, dan sombong karena hartanya. Orang seperti ini biasanya membanggakan apa yang ia punya, dengan cara merendahkan orang lain.

———————————————————————–

“Indak Pandai Manari, Kecek an Lantai nan Bagoyang.”

Artinya :

Orang yang selalu mencari-cari alasan ketika dia berbuat salah. Parahnya lagi, dia akan selalu menumpukan segala kesalahan dengan alasan yang tidak masuk akal. Tujuannya agar bukan dia yang disalahkan, padahal orang-orang sudah tahu kebenarannya.

———————————————————————–

“Kalah jadi arang, manang jari abu.”

Artinya :

Pertengkaran dengan siapapun, apalagi dengan teman, tidak akan ada gunanya. Yang kalah maupun yang menang sama-sama tidak mendapat keuntungan, malah kerugian karena persahabatan menjadi rusak.

———————————————————————–

“Takuruang handak di Lua, Tahimpik handak di Ateh.”

Artinya :

Kata kata sindiran bahasa Minang di atas maknanya, yakni orang yang hanya mau enaknya saja, tanpa mau berinisiatif berkorban atau dengan suka rela melakukan sesuatu untuk kepentingan bersama.

Kalimat sindiran untuk pemimpin

Tidak sedikit para pemimpin di tanah air kita ini yang hanya semata-mata mengejar materi dan pangkat saja, kemudian menyepelekan tugas utama mereka sebagai pengayom masyarakat.

Hal seperti ini sudah lumrah kita temukan, seperti tindakan korupsi, penyuapan dan sebagainya. Berikut, beberapa Pepatah Minang Sindiran bagi pemimpin:

“Pandai Maagak Maagiahkan, Pandai Baliku Dinan Tarang, Dibaliak Mangko Dibalah, Pandai Balinduang Dinan Paneh.”

Artinya :

Pepatah di atas mengartikan betapa pentingnya rasa tenggang rasa dan lapang dada oleh pemimpin terhadap bawahannya. Sayangnya, zaman sekarang cukup susah mencari pemimpin yang memiliki watak seperti ini.

———————————————————————————————-

Alah Batuka Baruak jo Cigak.”

Artinya :

Kata-kata Pepatah Sindiran bahasa Minang di atas artinya, ketika kepemimpinan berganti, namun secara keseluruhan masih sama dengan sebelumnya (sama-sama tidak memuaskan), jadinya tidak ada bedanya.

———————————————————————————————–

“Dalam duo tangah tigo.”

Artinya :

Seorang pemimpin yang setiap perbuatannya tidak jujur, sering berdusta dan tidak dapat dipercaya. Dalam dua, tengah tiga. Begitulah gambarannya. Dikata “2”, ternyata “2.5”.

———————————————————————————————–

“Muncuang disuok jo pisang, ikua dikaik jo duri.”

Artinya :

Yaitu seorang pemimpin yang perkataannya selalu manis, dan janjinya terdengar begitu meyakinkan. Namun setelah terpilih, niatnya berubah jadi jahat. Semoga kita tidak memiliki pemimpin seperti ini. Hati-hatilah dalam memilih.

Kalimat sindiran untuk kaum/kelompok

Meskipun kesannya menyindir itu tidak baik, namun bagi hal-hal tertentu menjadi perlu. Karena ada sebagian yang tidak menerima jika dinasehati, sehingga perlu untuk disindir keras agar mereka “merasa”.

Namun, jangan pula sembarangan menyindir sesuatu, pikirkan juga alasan dan akibat kedepannya. Berikut, beberapa Pepatah Minang sindiran buat suatu kaum atau kelompok:

“Baumpamo batuang tak bamiyang, bak bungo tak baduri.”

Artinya :

Dalam hidup, kita harus bisa menjaga malu, baik diri sendiri maupun orang-orang terdekat. Jangan mengumbar aib dan keburukan kita maupun orang lain dengan mudahnya, karena akan mendapatkan respon negatif dari orang-orang.

——————————————————————————————————

“Cadiak malam biguang siang, gilo maukia kayu tagak.”

Artinya :

Pepatah di atas ditujukan kepada seseorang yang terlampau tinggi angan-angannya, terlalu kelewatan khayalannya, namun tidak mau berusaha sedikitpun. Sehingga, yang tertinggal hanyalah khayalan dan angan belaka.

——————————————————————————————————-

“Elok baso tak katuju, baik baso tak manantu.”

Artinya :

Sebenarnya, arti pepatah di atas adalah untuk orang yang sangat suka menghambur-hamburkan uang dalam pergaulan, tidak punya perhitungan sedikitpun. Hal ini sejatinya tidak salah dan terkesan baik, namun tetap saja kurang pas karena jadinya terkesan boros berlebihan.

Kalimat sindiran untuk anak muda

Kalimat ini lebih sering terdengar terutama di kalangan anak muda. Berikut, beberapa contoh Pepatah Minang sindiran ini:

Jan ongeh na gaya lai, kumayan saribu ciek nyo.”

Artinya :

“Gak usah gaya terlampau sok, kemenyan harganya cuman seribu.”

Kata-kata di atas biasanya ditujukan kepada wanita-wanita yang terkesan sombong dan sok ketika di sapa atau di ajak ngobrol. Lalu, maksudnya kemenyan di sini apa?

Jadi begini, kemenyan tersebut bermakna ke “pelet”, yang kesannya seakan-akan mengancam si wanita agar tidak lagi sombong. Sebenarnya maksudnya hanya bercanda saja, namun setidaknya bisa mengingatkan.

———————————————————————————————————–

“Bak malapehan anjiang takapik, bak manggadangan anak harimau.”

Artinya :

“Ibarat melepaskan anjing terjepit, ibarat membesarkan anak harimau.”

Seseorang yang telah kita bantu saat kesusahan, namun ketika dia sudah di posisi aman, ujung-ujungnya kita sendiri yang dihancurkan. Orang-orang seperti ini tidak tahu berterima kasih dan membalas budi.

———————————————————————————————————–

“Nan rancak indak bara, nan mati karancakan nan banyak.”

Artinya :

“Yang cantik gak banyak, yang sok cantik yang kebanyakan.”

Kata-kata di atas ditujukan kepada wanita-wanita yang gila rupa setiap hari, berlebihan dalam menghias diri supaya terlihat sangat cantik, padahal tetap saja tidak berubah. Intinya, kalau dari sananya cantik, bagaimanapun tetap cantik. (*)

 

The post Kalimat-kalimat Sindiran Dalam Bahasa Minang untuk Teman, Pemimpin, Atau Kelompok Tertentu appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Nostalgia dengan Lagu-lagu Penyanyi Minang Boy Shandy https://hot.katasumbar.com/nostalgia-dengan-lagu-lagu-penyanyi-minang-boy-shandy/ Thu, 18 Nov 2021 04:55:13 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1054 Boy Shandy adalah penyanyi Minang dengan tampilan yang khas. Ia selalu menggunakan kacamata hitam. Ya, pria kelahiran 11 April 1975 ini memang sejak usia dua tahun mengalami kebutaan. Namun, kebutaan tak menghalanginya untuk berkarya. Sebelum menjadi penyanyi profesional, Boy menjalani hidup menjadi pengamen. Nedi Gampo, musisi Minang yang sudah terkenal waktu itu, melihat bakat Boy …

The post Nostalgia dengan Lagu-lagu Penyanyi Minang Boy Shandy appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Boy Shandy adalah penyanyi Minang dengan tampilan yang khas. Ia selalu menggunakan kacamata hitam.

Ya, pria kelahiran 11 April 1975 ini memang sejak usia dua tahun mengalami kebutaan.

Namun, kebutaan tak menghalanginya untuk berkarya. Sebelum menjadi penyanyi profesional, Boy menjalani hidup menjadi pengamen.

Nedi Gampo, musisi Minang yang sudah terkenal waktu itu, melihat bakat Boy Shandy dalam menciptakan dan mengaransemen lagu.

Ia mengajak Boy Shandy ke dapur rekaman. Lagu-lagunya seperti Rindu di Awan Biru, Sakiknyo Patah Bacinto, Padiah Luko, Manyeso Dalam Dado, kemudian terkenal dan diterima dengan baik oleh publik.

Mari kita bernostalgia dengan beberapa lagu Boy Shandy.

Rindu di Awan Biru

Seperti lagu Minang lainnya, lagu-lagu yang dinyanyikan Boy Shandy lirik-liriknya sangat romantis.

Lirik romantis tersebut dipadukan dengan suara jernih Boy Shandy sehingga menjadi paduan yang klop.

Mari kita lihat lirik lagu Rindu di Awan Biru:

Sunyi malam kini tiado babintang
Angin malam dingin mambaluik angan
Hanyo bulan ka tampek denai batenggang
Rindu hati kama dikadukan

Adiak surang jauah dari pandangan
Antah bilo maso kito ka batamu
Janji-janji lah samo kito karang
Usah biakan babungo layu

Dingin-dinginnyo hati samanjak adiak tiado di sisi
Bayang bulan manari saraso bayang Adiak Den kini
Jiko Adiak lai maraso rindu kirimkan salam jo angin lalu
Gantuangkanlah rindu di awan biru
Buliah nak sanang kito marindu

Sunyi malam kini tiado babintang
Angin malam dingin mambaluik angan
Hanyo bulan ka tampek Denai batenggang
Rindu hati kama dikadukan

Adiak surang jauah dari pandangan
Antah bilo maso kito ka batamu
Janji-janji lah samo kito karang
Usah biarkan babungo layu

Dingin-dinginnyo hati samanjak Adiak tiado di sisi
Bayang bulan manari saraso bayang Adiak Den kini
Jiko Adiak lai maraso rindu kirimkan salam jo angin lalu
Gantuangkanlah rindu di awan biru
Buliah nak sanang kito marindu

Jiko Adiak lai maraso rindu kirimkan salam jo angin lalu
Gantuangkanlah rindu di awan biru
Buliah nak sanang kito marindu

Lagu ini berkisah tentang penantian seorang yang menunggu kekasihnya pulang. Ia tidak tahu kapan akan bertemu sang kekasih. Antah bilo maso kito ka batamu.

Adiak Jauah Adiak Sayang

Kini kita bernostalgia dengan lagu Adiak Jauah Adiak Sayang:

Sapuluah tahun nan silam
di taluak bayua denai tagamang
bumi di pijak raso baguncang
manangih adiak denai tinggakan

babilang tahun baganti
denai lah larek di rantau urang
dek nasib juo alun barubah
mako den anggan bakirim salam

cincin tunangan nan adiak pasang
den pandang pandang palarai damam
hujan nan turun di laruik malam
mambuek rindu makin mandalam

ondeh..

angin malam sampaikanlah pasan
ka adiak surang jauah di sayang
basabalah adiak manantikan
denai lai kapulang

oo….babilang tahun baganti

denai lah larek di rantau urang
dek nasib juo alun barubah
tangiang juo dalam rasian

cincin tunangan nan adiak pasang
den pandang pandang palarai damam

hujan nan turun di laruik malam
mambuek rindu makin mandalam

ondeh..

angin malam sampaikanlah pasan
ka adiak surang jauah di sayang
basabalah adiak manantikan
denai lai kapulang

ondeh..

nantikanlah denai oi adiak sayang
di ranah minang

ondeh..

nantikanlah denai oi adiak sayang
di ranah minang

ondeh..

nantikanlah denai oi adiak sayang

di ranah minang

Seperti lelaki Minang pada umumnya, lagu ini berkisah tentang lelaki Minang yang pergi merantau dan meninggalkan kekasihnya.

Namun, di rantau, tak seperti yang diharapkan. Nasib alun juo barubah. Nasib belum juga berubah tapi rindu sudah tak tertahankan.

Ia berharap sang kekasih sabar menunggu sampai ia kembali pulang ke Ranah Minang.

DENGARKAN LAGU-LAGU BOY SHANDY DISINI

The post Nostalgia dengan Lagu-lagu Penyanyi Minang Boy Shandy appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Resep Membuat Sate Padang yang Enak, Dijamin Ketagihan! https://hot.katasumbar.com/resep-membuat-sate-padang-yang-enak-dijamin-ketagihan/ Tue, 16 Nov 2021 09:22:44 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1047 Resep membuat sate Padang yang enak kini bisa dicoba sendiri di rumah. Dijamin mak nyos! Sate Padang terdiri dari potongan daging sapi yang ditusuk di tangkai bambu dan di bakar di atas bara api. Yang membedakan adalah kuahnya yang kaya rempah seperti sereh, kunyit, ketumbar, dan cabai. Perpaduan rempah tersebut menghasilkan rasa pedas dan gurih. …

The post Resep Membuat Sate Padang yang Enak, Dijamin Ketagihan! appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Resep membuat sate Padang yang enak kini bisa dicoba sendiri di rumah. Dijamin mak nyos!

Sate Padang terdiri dari potongan daging sapi yang ditusuk di tangkai bambu dan di bakar di atas bara api.

Yang membedakan adalah kuahnya yang kaya rempah seperti sereh, kunyit, ketumbar, dan cabai. Perpaduan rempah tersebut menghasilkan rasa pedas dan gurih.

Daging yang paling banyak digunakan untuk membuat sate Padang adalah daging sapi. Namun ada juga yang menggunakan daging kerbau.

Penasaran ingin membuat sate Padang? Berikut resepnya yang dinukil dari buku Menu Sehari-hari Praktis & Lezat karya Yuni Pradata.

Bahan

  • 300 gram lidah sapi
  • 300 gram jantung sapi
  • 300 gram daging sapi sedikit lemak
  • 50 gram tepung beras, larutkan dengan sedikit air
  • 1-2 sdm tepung kanji, larutkan dengan sedikit air
  • 300 ml air
  • 50 ml minyak goreng, untuk menumis

Bumbu

  • 3 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 10 lembar daun jeruk, sobek-sobek
  • 1 buah asam kandis

Bumbu yang dihaluskan

  • 12 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 sdm cabai giling
  • 5 cm kunyit
  • 5 cm jahe
  • 3 cm lengkuas
  • 1/2 sdm kari bubuk
  • 1 sdt garam

Bahan pelengkap

  • bawang goreng
  • ketupat
  • tusuk sate
  • bawang goreng, untuk taburan

Cara membuat

  1. Rebus lidah, jantung, daging sapi, dan garam selama 90 menit. Pisahkan lidah dan air kaldunya.
  2. Ambil air kaldu sebanyak 500 ml. Jika kurang, tambahkan air secukupnya.
  3. Potong-potong lidah, jantung, dan daging sapi rebus dengan ukuran 2X2 sm.
  4. Tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, dan asam kandis sampai harum.
  5. Ambil 2/3 bagian bumbu, masukkan ke dalam air kaldu. Sementara itu, campur 1/3 bagian bumbu dengan potongan lidah.
  6. Tusuk potongan lidah, jantung, dan daging sapi secara bergantian pada sebuah tusukan sate. Lakukan hingga seluruh bahan habis. Bakar sate di atas wajan antilengket selama 2 menit.
  7. Didihkan air kaldu berbumbu, masukkan larutan tepung beras dan larutan kanji sedikit demi sedikit. Masak sambil diaduk-aduk hingga mengental.
  8. Tata sate di atas piring, sira, dengan bumbu. Taburi bawang goreng, lalu sajikan.

Ini bisa untuk 5 porsi @4 tusuk. 

Selamat menikmati!

BACA JUGA:

The post Resep Membuat Sate Padang yang Enak, Dijamin Ketagihan! appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Ari Lasso Kini Botak Setelah Jalani Kemoterapi, Ini Penampakannya https://hot.katasumbar.com/ari-lasso-kini-botak-setelah-jalani-kemoterapi-ini-penampakannya/ Tue, 16 Nov 2021 04:35:17 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1042 Ari Lasso memberikan kabar terbaru tentang kesehatannya via Instagram. Ia mengabarkan sedang menjalani kemoterapi. “Memberanikan diri posting. Sudah chemo ke 3, sudah separuh jalan, bisa menjalani tentu karena penyertaan TUHAN dan doa serta suport kalian smua,” tulisnya. “a, sy sudah gundul sperti @ahmaddhaniofficial @mastercorbuzier @duniamanji, tapi saya yakin msh bisa tumbuh n gondrong lagi. Trimakasih …

The post Ari Lasso Kini Botak Setelah Jalani Kemoterapi, Ini Penampakannya appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Ari Lasso memberikan kabar terbaru tentang kesehatannya via Instagram. Ia mengabarkan sedang menjalani kemoterapi.

“Memberanikan diri posting. Sudah chemo ke 3, sudah separuh jalan, bisa menjalani tentu karena penyertaan TUHAN dan doa serta suport kalian smua,” tulisnya.

“a, sy sudah gundul sperti @ahmaddhaniofficial @mastercorbuzier @duniamanji, tapi saya yakin msh bisa tumbuh n gondrong lagi. Trimakasih doanya teman2 love u full !!! Tuhan membalas,” lanjut Ari Lasso.

Tampilan terbaru Ari Lasso ini mendapat sambutan hangat, salah satunya dari pentolan /Rif.

“Semangaaaaat pak,” tulis @andyrif

Mantan vokalis Dewa 19 ini mengungkapkan kondisi kesehatannya yang mengidap Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL). DLBCL sendiri merupakan penyakit kanker langka, namun masih dapat disembuhkan.

Meski kanker limfoma yang menyerang tubuhnya sudah diangkat, Ari masih akan menjalani sejumlah pengobatan. Salah satunya kemoterapi.

“Kalau sudah kanker kan kemungkinan tersebar lewat jaringan darah, di lipatan-lipatan kelenjar itu ada. Jadi minggu depan gua akan menjalani PET scan, di-scanning sampai di mana (kemungkinan kanker),” cerita Ari Lasso dalam YouTube Deddy Corbuzier.

The post Ari Lasso Kini Botak Setelah Jalani Kemoterapi, Ini Penampakannya appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
3 Novel Fenomenal Karya Buya Hamka https://hot.katasumbar.com/3-novel-fenomenal-karya-buya-hamka/ Mon, 15 Nov 2021 08:39:13 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1033 Selain memahami ilmu agama, Buya Hamka juga dikenal sebagai penulis novel. Buya Hamka, yang memiliki nama kecil Abdul Malik, lahir pada 17 Februari 1908 di Sungai Batang, Agam, Sumbar. Ia adalah anak pertama dari empat bersaudara, pasangan Abdul Karim Amrullah atau Haji Rasul dan Safiyah. Novel-novel Hamka umumnya bertema gugatan terhadap adat Minangkabau, terutama kawin …

The post 3 Novel Fenomenal Karya Buya Hamka appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Selain memahami ilmu agama, Buya Hamka juga dikenal sebagai penulis novel.

Buya Hamka, yang memiliki nama kecil Abdul Malik, lahir pada 17 Februari 1908 di Sungai Batang, Agam, Sumbar.

Ia adalah anak pertama dari empat bersaudara, pasangan Abdul Karim Amrullah atau Haji Rasul dan Safiyah.

Novel-novel Hamka umumnya bertema gugatan terhadap adat Minangkabau, terutama kawin paksa dan hubungan kekerabatan yang menurut pandangannya tak berkesesuaian dengan cita-cita Indonesia modern.

Buya Hamka setidaknya telah menulis 84 judul buku, termasuk di antaranya novel.
Dari beberapa novel yang lahir dari pemikirannya, berikut dipilihkan tiga di antaranya yang fenomenal.

Di Bawah Lindungan Ka’bah

Novel ini pertama kali diterbitkan pada 1938 oleh Balai Pustaka.

Novel ini menceritakan kisah antara Hamid dan Zainab yang sama-sama jatuh cinta. Sayangnya, mereka terpisah karena perbedaan latar belakang sosial.

Hamid berasal dari keluarga miskin dan Zainab berasal dari keluarga kaya. Hamid mendapat dukungan dana sekolah dari ayah Zainab dan ibunya bekerja di rumah keluarga Zainab.

Pertemuan demi pertemuan membuat keduanya saling jatuh cinta. Namun karena perbedaan ekonomi dan dibayangi utang budi, Ibu Hamid melarang anaknya untuk berharap memiliki Zainab.

Mereka berbagi impian yang sama yaitu tiap manusia bebas untuk mencintai dan dicintai. Cobaan demi cobaan pun mendera keduanya. Mulai dari diusirnya Hamid dari kampung karena dituduh secara tidak sopan menyentuh Zainab hingga akan dijodohkannya Zainab dengan anak seorang saudagar kaya.

Sampai akhirnya Hamid dan Zainab merasa harapannya untuk bisa saling memiliki pupus. Namun Hamid dan Zainab tetap setia dengan janji untuk mempertahankan cinta mereka.

Hamid yang terusir dari kampungnya akhirnya berkelana hingga sampai ke Mekkah dan menunaikan ibadah haji seperti yang diimpikannya. Sementara Zainab tetap menjaga setia janjinya untuk menikah hanya dengan orang yang ia cintai.

Di Mekkah, Hamid terus beribadah hingga akhirnya meninggal di hadapan Ka’bah setelah mengetahui Zainab meninggal.

Novel ini sangat diminati masyarakat dan diadaptasi menjadi film, pada tahun 1981 dan 2011.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Novel ini mengisahkan tentang adat di Minangkabau dan perbedaan latar belakang sosial.

Berlatar tahun 1930-an, dari tanah kelahirannya Makassar, Zainuddin berlayar menuju kampung halaman ayahnya di Batipuh, Padang Panjang.

Di sana, ia bertemu dengan Hayati, seorang gadis cantik jelita yang menjadi bunga di persukuannya. Kedua muda-mudi itu jatuh cinta. Namun, adat dan istiadat yang kuat meruntuhkan cinta mereka berdua.

Zainuddin hanya seorang melarat yang tak bersuku; karena ibunya berdarah Bugis dan ayah berdarah Minang, statusnya dalam masyarakat Minang yang matrilineal tidak diakui.

Oleh sebab itu, ia dianggap tidak memiliki pertalian darah lagi dengan keluarganya di Minangkabau. Sedangkan Hayati adalah perempuan Minang santun keturunan bangsawan.

Pada akhirnya, lamaran Zainuddin ditolak keluarga Hayati. Hayati dipaksa menikah dengan Aziz, laki-laki kaya terpandang yang lebih disukai keluarga Hayati daripada Zainuddin. Kecewa, Zainuddin pun memutuskan untuk berjuang, pergi dari ranah Minang dan merantau ke tanah Jawa demi bangkit melawan keterpurukan cintanya. Zainudin bekerja keras membuka lembaran baru hidupnya.

Sampai akhirnya ia menjadi penulis terkenal dengan karya-karya masyhur dan diterima masyarakat seluruh Nusantara.

Tetapi sebuah peristiwa tak diduga kembali menghampiri Zainuddin. Di tengah gelimang harta dan kemasyhurannya, dalam sebuah pertunjukan opera, Zainuddin kembali bertemu Hayati, kali ini bersama Aziz, suaminya. Pada akhirnya, kisah cinta Zainuddin dan Hayati menemui ujian terberatnya; Hayati pulang ke kampung halamannya dengan menaiki kapal Van der Wijck.

Di tengah-tengah perjalanan, kapal yang dinaiki Hayati tenggelam. Sebelum kapal tenggelam, Zainuddin mengetahui bahwa Hayati sebetulnya masih mencintainya.

Novel ini pertama kali ditulis Hamka dalam cerita bersambung sebuah majalah yang dipimpinnya, Pedoman Masyarakat (1938). Karena ceritanya yang menarik, para kritikus kemudian menyebutkan bahwa Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck merupakan salah satu karya terbaik Hamka. Novel ini juga difilmkan.

Merantau ke Deli

Novel ini diterbitkan pada tahun 1939. Sama seperti Tenggelamnya Kapal van der Wijck, novel ini juga pertama kali diterbitkan dalam bentuk cerita bersambung di majalah Pedoman Masyarakat.

Dalam buku ini, Hamka mengusung tema adat Minang yang kental. Dalam ceritanya, Merantau ke Deli mengisahkan seorang laki-laki Minangkabau yang akan dipandang hina jika menikahi perempuan yang bukan berasal dari suku yang sama.

Berbeda dari novel sebelumnya, karya Hamka yang ini memiliki keistimewaan, yaitu perkembangan sastranya. Di buku ini, tidak banyak bahasa yang diubah oleh penerbit. Selain itu, novelnya juga bersifat mengajarkan pembaca dengan cara yang seru dan tidak berlebihan. (*)

The post 3 Novel Fenomenal Karya Buya Hamka appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
3 Pelawak yang Meninggal Tahun 2021 https://hot.katasumbar.com/3-pelawak-yang-meninggal-tahun-2021/ Mon, 15 Nov 2021 06:18:19 +0000 https://hot.katasumbar.com/?p=1030 Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Rony Dozer menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (11/11). Ia meninggal pada usia 46 tahun. Menurut sahabatnya, Rony pernah didiagnosis penyakit selulitis. Akibat penyakit tersebut, kakinya mengalami bengkak. Gara-gara penyakit itu juga Rony kehilangan banyak pekerjaan. Rony dikenal sebagai komedian. Ia populer saat bermain sketsa di Extravaganza bersama …

The post 3 Pelawak yang Meninggal Tahun 2021 appeared first on Hot KataSumbar.

]]>
Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan tanah air. Rony Dozer menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (11/11).

Ia meninggal pada usia 46 tahun. Menurut sahabatnya, Rony pernah didiagnosis penyakit selulitis.

Akibat penyakit tersebut, kakinya mengalami bengkak. Gara-gara penyakit itu juga Rony kehilangan banyak pekerjaan.

Rony dikenal sebagai komedian. Ia populer saat bermain sketsa di Extravaganza bersama Tora Sudiro.

Rony merupakan artis kelahiran Bali pada 20 Agustus 1975. Selama terjun di dunia entertainment, ia sudah membintangi puluhan judul film layar lebar, seperti Kiamat Sudah Dekat, 3 Playboy Galau, hingga The Wedding & Bebek Betutu.

Bukan cuma film layar lebar saja, Rony Dozer juga sudah beberapa kali membintangi judul sinetron di televisi. Mulai dari Saras 008, Wah Cantiknya, Bayi Gede, Abu Nawas dan Paman Jin, Tuyul & Mba Yul Reborn, dan masih banyak lagi.

Selain Rony, ada beberapa lagi komedian yang meninggal pada 2021 ini:

Sapri Pantun

Sapri meninggal pada 10 Mei 2021 karena penyakit diabetes.

Sapri Pesbukers atau Bang Sapri dikenal sebagai salah satu komedian yang malang melintang di televisi. Salah satu jargonnya yang paling khas adalah, “masak air”.

Ia lahir pada 10 Maret 1972 di Bogor, Jawa Barat. Pada 2011, Bang Sapri menjajal peruntungannya di dunia hiburan tanah air.

Kala itu, Sapri menjadi salah satu talent di acara komedi Pesbukers. Dalam acara yang dibintangi Raffi Ahmad dan Ayu Tingting itu, komedian ini mulai dikenal publik.

Tahun 2013, ia juga mengisi acara reguler sebagai komedian di acara Campur-campur. Setahun berselang, tawaran pekerjaan pun banjir. Ia kembali didapuk sebagai pengisi acara Super Deal dan Dahsyat.

Wan Abud

Aktor yang bernama asli Fuad Alkhar ini wafat di RS UI pada Jumat 18 Juni karena Covid-19.

Fuad Alkhar yang juga dikenal sebagai Wan Abud (10 Januari 1958 – 18 Juni 2021) adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia.

Pria berdarah Betawi ini terkenal dengan wajah kearab-araban yang menyebabkannya kerap memerankan tokoh berlogat Arab. Masa kejayaannya di film berlangsung pada dekade 90-an saat berperan dalam film Putri Duyung. (*)

The post 3 Pelawak yang Meninggal Tahun 2021 appeared first on Hot KataSumbar.

]]>